Merek China Zonsen Siap Selamatkan Aprilia RSV 1000

MILAN – Nama Aprilia RSV1000 t elah terkubur selama 15 tahun setelahnya kendaraan beroda dua motor itu dihentikan produksinya pada tahun 2010 untuk memberi jalan bagi RSV4.
Namun, Piaggio, perusahaan yang mana miliki merek Aprilia, baru-baru ini mengajukan permohonan merek dagang untuk nama RSV1000 di dalam Amerika Serikat, mengisyaratkan kembalinya model ikonik tersebut.
Meskipun pengajuan merek dagang terkadang tidak ada membuahkan hasil nyata, mengingat langkah terkini produsen untuk memproduksi model yang lebih tinggi terjangkau, kebangkitan RSV1000 tak dapat disangkal.
Misalnya, Ducati memperkenalkan Panigale V2 baru untuk tahun 2025 yang tersebut menawarkan tenaga tambahan kecil dari generasi sebelumnya. Yamaha juga mengambil langkah yang digunakan sejenis dengan meluncurkan YZF-R9 ketika R1 telah dihentikan produksinya.
Panigale V2 dan juga R9 adalah bukti bahwa ada permintaan tinggi terhadap kendaraan beroda dua motor sport yang lebih besar hemat biaya juga lebih tinggi praktis. Saat ini, Aprilia bukan menawarkan sepeda gowes motor pada kategori yang mana serupa selain RS 660 juga Tuono 660. Artinya, RSV1000 dengan mesin V-Twin 1000 cc seperti generasi sebelumnya dapat mengisi kekosongan tersebut.
Namun, kami memperkirakan Aprilia akan memperkenalkan mesin baru oleh sebab itu sistem V-Twin 60 derajat yang tersebut digunakan sebelumnya tak lagi memenuhi standar emisi global.
Karena Aprilia memiliki kerja sebanding erat dengan Zonsen di dalam China, memproduksi mesin baru bukanlah hal yang digunakan sulit mengingat Zonsen baru-baru ini sudah memproduksi ulang Aprilia Shiver 900.
Kami memahami bahwa Zonsen telah lama memproduksi mesin V-Twin 996cc yang tersebut dikembangkan dari mesin V-Twin 896cc yang dimaksud ditemukan dalam Shiver 900. Hal ini dicapai semata-mata dengan menambah masa berlaku langkah dari 92mm menjadi 97mm.
Berdasarkan pengembangan kedua skenario ini, kemungkinan besar RSV1000 akan segera dihidupkan kembali.
- Benelli Leoncino 400 Diluncurkan, Penggerak Roda Gunakan V-Belt
- Toyota C-HR High Hero Diperkenalkan hanya saja untuk Pasar Eropa






