Pasokan BBM serta LPG Dipastikan Aman Penuhi Kebutuhan Lebaran 2025

JAKARTA – Menteri Energi dan juga Narasumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meninjau segera kesiapan infrastruktur distribusi energi di dalam Provinsi Banten, menjauhi arus mudik lebaran 2025. Bahlil menjamin ketersediaan pasokan BBM lalu LPG pada kondisi aman juga pelayanan berjalan optimal di area Terminal BBM dan juga SPBE hingga pangkalan kemudian SPBU setempat.
“Kami juga mengecek untuk wilayah Jawa Barat juga Banten untuk BBM, baik Pertamax RON 92 maupun Pertalite dan juga Pertamax Turbo, ketahanan stok mencapai 20–21 hari. Jadi ketersediaan (stok BBM) kita sangat luar biasa sekali,” ujar Bahlil pada keterangan tertulis, Hari Jumat (14/3/2025).
Bahlil melakukan pengecekan segera di tempat SPBU untuk memverifikasi pasokan juga kualitas BBM sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan oleh Dirjen Migas.
“Di SPBU kita sudah ada dengan segera mengawasi pengecekkan dengan Lemigas, untuk mengecek segera daripada BBM. Hal ini saya komunikasikan untuk rakyat bahwa tidaklah perlu ragu, terhadap kualitas daripada komponen bakar yang dimaksud disiapkan oleh Pertamina, baik RON 90 maupun RON 92 dan juga 98,” kata dia.
Dia mengaskan bahwa pemerintah akan terus mengawasi serta menegaskan keterjaminan kualitas BBM yang dimaksud disalurkan untuk masyarakat. “Ke depan kami dari ESDM sebagai pihak atau pemerintah yang dimaksud bertanggung jawab terhadap pengujian kualitas lewat Lemigas, itu kami akan lakukan pengetatan. Jadi, tidaklah perlu ada keraguan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, di dalam SPBE, ia meninjau kesiapan infrastruktur lalu distribusi LPG agar keinginan warga terpenuhi secara optimal, teristimewa pada menghadapi peningkatan konsumsi pada waktu Idul Fitri. Bahlil juga menyambangi pangkalan LPG setempat untuk meyakinkan stok tersedia juga distribusi berjalan lancar.
“Sekarang saya memerintahkan, agar setiap hari libur pun, lantaran kita libur dari H-1 minggu telah libur, kemudian H+1 minggu, jadi kita tiada mau ambil risiko, hari libur pun kita minta sebagian pangkalan kemudian agen harus mampu melayani masyarakat. Agar ketersediaan dari LPG betul-betul mampu dirasakan oleh rakyat,” kata dia.
Sementara, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, yang digunakan turut mendampingi Menteri ESDM, menegaskan kesiapan Pertamina pada menghadapi lonjakan permintaan energi selama periode mudik libur Idul Fitri 1446 H.
“Kami membentuk Satuan Tugas Ramadan juga Idulfitri (SATGAS RAFI) 2025 yang mana akan bekerja secara maksimal untuk menjamin pasokan energi tetap memperlihatkan terjaga pada seluruh wilayah Indonesia. Pertamina berikrar untuk menyediakan layanan terbaik bagi masyarakat, baik melalui SPBU, Agen lalu Pangkalan LPG, maupun berbagai inisiatif layanan tambahan seperti motorist BBM yang dimaksud kami siapkan dalam beberapa titik prospek keramaian atau jalur utama mudik,” ujar Simon.






