Pertamina EP Serahkan Pengelolaan Wilayah Migas ke Mitra KSO

JAKARTA – Pertamina EP secara resmi menyerahkan pengelolaan area operasi serta aset terhadap dua Mitra KSO, yakni PT Informan Migas Nusantara serta PT Global Migas Nusantara. PT Informan Migas Nusantara akan menjalankan area operasi di tempat Bekasi, Jawa Barat, dengan luas area 122,43 km². Sedangkan kegiatan migas di dalam tiga area operasi yang tersebut berlokasi di area wilayah kerja Pertamina EP pada Indramayu serta Subang, Jawa Barat seluas 117,88 km² akan dikelolakan oleh PT Global Migas Nusantara.
VP Production & Operation Pertamina Subholding Upstream Wilayah Jawa Rahmat Ali Hakim mengatakan, pada implementasi kerja mirip ini, kedua mitra KSO berusaha mencapai untuk menjalankan beberapa orang strategi, yang tersebut mencakup tahapan studi, pengeboran lalu produksi migas berdasarkan komitmen di Perjanjian KSO.
“Kami berharap agar keempat wilayah ini dapat dioperasikan secara optimal dan juga dimaksimalkan seluruh potensinya,” ujar beliau di siaran pers, hari terakhir pekan (14/3/2025).
Menurut ia Kerja Sama Operasi (KSO), yang digunakan diterapkan di tempat wilayah kerja Pertamina EP sebagai langkah mengoptimalkan pengelolaan wilayah kerja minyak kemudian gas bumi guna menggalang peningkatan produksi migas nasional. Strategi KSO dilaksanakan mengacu pada Peraturan pemerintahan (PP) Nomor 35 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan juga Gas Bumi, yang digunakan diperbarui dengan PP Nomor 55 Tahun 2009, juga kontrak minyak serta gas bumi Pertamina antara Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu atau BP Migas (sekarang SKK Migas) lalu Pertamina EP yang tersebut ditandatangani pada 17 September 2005.
Lebih lanjut, kemitraan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah di meningkatkan ketahanan energi nasional. “Kami berikrar untuk mencapai target yang mana telah lama ditetapkan, dengan tetap memperlihatkan memperhatikan aspek fleksibilitas pada pengelolaan, baik dari sisi hubungan dengan pemangku kepentingan, operasional, maupun aspek pendukung lainnya,” kata Hakim.






