10 Orang Terkaya China 2025, Inisiator TikTok Jadi Nomor 1

JAKARTA – Kendati ketegangan perdagangan dengan Amerika Serikat (AS) kian meningkat, pangsa saham China masih terus melonjak sejak daftar Miliarder Planet tahun lalu. Angka Hang Seng naik hampir 20% lantaran para pejabat menjanjikan dukungan ekonomi yang tersebut lebih lanjut besar, sementara peluncuran model Artificial Intelligence yang mana sangat terjangkau oleh DeepSeek pada bulan Januari kembali menghidupkan minat penanam modal terhadap sektor teknologi negara tersebut.
Hasilnya, kekayaan kolektif para miliarder China pada peringkat Forbes 2025 mencapai USD1,68 triliun–naik 26% dari USD1,33 triliun tahun lalu lalu juga melampaui total kekayaan tahun 2023 sebesar USD1,67 triliun.
Optimisme itu menciptakan peningkatan jumlah agregat miliarder di dalam negara tersebut. Tahun ini, ada 450 anggota klub 3,5 dari China daratan, naik dari 406 tahun lalu. China daratan menyumbang jumlah agregat miliarder terbesar kedua secara global, di tempat belakang AS, yang digunakan miliki 902 miliarder.
Sementara 23 dari daftar tahun lalu keluar, ada 31 pendatang baru di area China daratan juga 37 orang yang tersebut kembali, atau anggota yang digunakan masuk daftar pada masa lalu, meninggalkan kemudian sekarang telah dilakukan kembali ke jajaran dengan kekayaan bersih setidaknya USD1 miliar. Salah satu pendatang baru yang dimaksud terkenal adalah pendiri DeepSeek Liang Wenfeng, yang mana sudah melatih salah satu model Teknologi AI dengan kinerja terbaik pada dunia dengan biaya yang tersebut berjauhan tambahan tidak mahal daripada yang tersebut dikeluarkan oleh para pesaingnya termasuk OpenAI. Liang, 40 tahun, diperkirakan mempunyai kekayaan bersih USD1 miliar berdasarkan kepemilikannya dalam DeepSeek juga dana lindung nilai High-Flyer.
Mengutip daftar 10 Orang Terkaya China yang dilansir Forbes, kekayaan kolektif dia mencapai USD400,5 miliar, atau sekitar Rp6.408 triliun (kurs Rp16.000 per USD) naik dari USD304 miliar tahun lalu, kemudian lebih besar tinggi dari USD311 miliar yang digunakan dicapai pada tahun 2023.
Bos perusahaan minuman raksasa Nongfu Spring, Zhong Shanshan, yang merupakan orang terkaya pada China selama empat tahun berturut-turut, tahun ini harus menyerahkan tempat teratas terhadap pendiri ByteDance, Zhang Yiming. Zhong, yang tersebut sekarang berada di tempat tempat ke-2, miliki kekayaan bersih sebesar USD57,5 miliar, turun dari USD62,3 miliar pada tahun 2024.
Berikut daftar lengkap 10 orang terkaya China tahun 2025:
10. Lu Xiangyang
Lu tercatat memiliki kekayaan bersih USD20 miliar atau sekitar Rp320 triliun. Lu Xiangyang bekerja identik dengan sepupunya Wang Chuanfu memulai BYD pada tahun 1995. BYD tumbuh dari pembuat penyimpan daya yang dimaksud tidaklah dikenal menjadi perusahaan kendaraan listrik terbesar di dalam dunia berdasarkan pengiriman.
9. Wang Chuanfu
CEO BYD Wang Chuanfu memiliki kekayaan bersih USD26,4 miliar (sekitar Rp416 triliun). Wang Chuanfu sukses mengawasi BYD melampaui Tesla milik Elon Musk pada transaksi jual beli global pada tahun 2024. Total pendapatan perusahaan melonjak 29% dari tahun ke tahun menjadi USD107 miliar, di dalam menghadapi Tesla yang tersebut hanya sekali USD97,7 miliar. BYD, yang mana menimbulkan mobil hibrida plug-in juga model listrik murni, mengirimkan 4,27 jt mobil ke seluruh dunia. Tahun ini, Wang berencana untuk mengirimkan 5,5 jt kendaraan secara global lantaran ia ingin menguasai lebih besar sejumlah pangsa di tempat luar negeri.






